Fatma Zehra Solmaz
28 September 2026•Update: 28 September 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji “kemajuan besar” yang dicapai dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping pada pekan lalu, seraya mengatakan pembicaraan kedua pemimpin menghasilkan sejumlah perkembangan positif.
“Negara kita sedang menang,” kata Trump kepada wartawan di atas helikopter Marine One, sambil menggambarkan pertemuannya dengan Xi sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan berlangsung cukup lama.
Trump mengatakan tiga hari terakhir merupakan periode yang sangat luar biasa dan menambahkan bahwa “banyak hal baik sedang terjadi” setelah pertemuan tersebut.
Xi mengakhiri kunjungan tiga harinya ke AS setelah menggelar pembicaraan dengan Trump. Menurut Gedung Putih, kedua pemimpin sepakat membangun “hubungan konstruktif yang berlandaskan stabilitas strategis” berdasarkan prinsip saling menghormati, keadilan, dan timbal balik.
Keduanya juga membahas sejumlah isu global, termasuk Rusia, Korea Utara, dan Iran.
Trump dan Xi sepakat bahwa Iran “tidak boleh memiliki senjata nuklir” serta tidak ada negara maupun lembaga yang boleh memberlakukan pungutan terhadap jalur perairan internasional.
AS dan China juga sepakat membentuk Dialog Superintelijen AS-China untuk membahas risiko dan manfaat teknologi baru.
Dalam pertemuan tersebut, Trump juga mendorong pembicaraan pengendalian senjata trilateral yang melibatkan AS, Rusia, dan China.