Maria Elisa Hospita
15 Januari 2019•Update: 16 Januari 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak seruan dari salah satu sekutu legislatif terdekatnya untuk membuka kembali pemerintah sementara waktu karena Trump mendesak pendanaan untuk tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.
"Saya menolaknya," ujar Trump di hari ke-24 penutupan pemerintah, ketika ditanyai tentang saran Senator Lindsey Graham.
"Saya tidak tertarik. Saya tidak ingin menundanya lagi. Saya ingin menyelesaikannya," tegas dia.
Presiden AS telah bekerja sama dengan pemimpin Senat Republik untuk menghalangi pengesahan anggaran di Kongres yang tidak mencakup dana tembok perbatasan sebesar USD5,7 miliar.
Komentar Trump muncul ketika hasil dari tiga survei terbaru menunjukkan peringkat persetujuannya berkisar sekitar 40 persen.
Sebuah survei terpisah oleh Washington Post-ABC News yang dirilis pada Minggu menunjukkan mayoritas orang Amerika menyalahkan Trump dan Partai Republik atas penutupan pemerintah yang sedang berlangsung, sementara 29 persen lainnya menyalahkan Demokrat di Kongres.
Pada Minggu, Graham mengatakan bahwa dia mendesak Trump untuk membuka pemerintahan selama sekitar tiga pekan untuk melihat apakah Demokrat mau berunding.
"Jika kita tidak bisa mencapai kesepakatan hingga tiga minggu berakhir, semua taruhan pun dibatalkan. Kita lihat apakah dia dapat melakukannya sendiri dengan kekuatan darurat. Itu adalah rekomendasi saya," tambah dia.
Setelah berulang kali mengklaim bahwa dia memiliki otoritas hukum untuk melakukannya, Trump mengatakan bahwa ia tak tertarik menggunakan kekuatan darurat untuk membangun tembok.
Demokrat pun mengancam akan mengambil jalur hukum jika Trump mencoba menghindari Kongres untuk membangun tembok.