11 September 2017•Update: 12 September 2017
Magda Panoutsopoulou
ATHENA
Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras pada Minggu mengatakan Dana Moneter Internasional (IMF) harus mengambil keputusan sebelum akhir tahun apakah mereka akan turut mendanai 'bailout' Yunani.
"Kita bisa menyelamatkan diri dengan atau tanpa partisipasi IMF," katanya pada pers di pameran Thessaloniki International Fair, sehari setelah pidatonya mengenai kebijakan negara.
Tsipras mengatakan Yunani akan mandiri secara finansial pada 2018 dan tanpa pengawasan dari para kreditor.
Berbicara pada acara pembukaan pameran itu, PM Tsipras mengatakan "dalam waktu dekat kita akan memiliki Yunani yang baru, yang produktif dan menjadi contoh negara sosial, meritokrasi, yang stabil dan bisa dipercaya."
Sektor ekonomi Yunani "bersemangat" menyambut investasi, kata Tsipras. Dia jua mengatakan seorang pebisnis Prancis yang datang bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron beberapa hari sebelumnya mengatakan fenomena "Grexit" - kemungkinan Yunani keluar dari zona euro - telah berubah menjadi lahan ramah penanaman modal atau "Grinvestment".
Tsipras mengatakan daya tarik investasi yang dimiliki Yunani bukan tidak sengaja.
"Pandangan positif negara ini makin terlihat dan disadari mitra-mitra kita dan pasar internasional. Kita melampaui target program bailout.
"Negara ini mengalami peningkatan rating dan menjadi partner strategis bagi sejumlah ekonomi-ekonomi besar di dunia," tambahnya.
Tsipras juga mengatakan pada 2016, investasi langsung asing mencapai tingkat tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Pemerintahan negara tersebut juga memprediksi peningkatan lebih lanjut pada 2017.
"Tingkat pertumbuhan ekonomi yang positif merupakan pertanda baik," lanjutnya.
Pihak berwenang sedang meninjau sekitar 800 rencana investasi seharga EUR 2 milyar, kata Tsipras. "Yunani, untuk tahun ketiga, menjadi negara yang sukses menggunakan dana Uni Eropa."
Mengenai tingkat penangguran, dia mengatakan 213.000 lahan pekerjaan baru dibuka dari Januari 2015 hingga Desember 2016. Sedangkan hingga Juli tahun ini, angka itu mencapai 263.000.
Athena menandatangani 3 perjanjian bailout sejak 2010 dengan nilai total EUR 260 milyar. Mereka berjanji para kreditor-kreditor internasional bahwa Yunani akan semakin maju dengan cara memangkas dan memodernisasi pemerintahan mereka guna mengurangi anggaran dan meningkatkan efisiensi.
Namun walaupun sudah berjanji akan merombak pemerintahan dan menerapkan penghematan, Yunani masih menghadapi tantangan pada sektor publik yang didukung oleh sejumlah serikat buruh.