26 Mei 2018•Update: 27 Mei 2018
Tugcenur Yilmaz
ANKARA
Turki dan AS telah menyusun strategi kerjasama operasi di Manbij, Suriah Utara, kata Kementerian Luar Negeri Turki pada Jumat.
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, delegasi Turki dan AS bertemu di ibukota Ankara pada Jumat.
“Kelompok Kerja Turki-AS untuk Suriah bertemu hari ini di Ankara untuk melanjutkan pembicaraan tentang Suriah dan isu-isu lainnya,” kata pernyataan itu.
“Para pejabat kedua negara telah menyusun strategi bersama (road map) untuk menjamin keamanan dan stabilitas jangka panjang kota Manbij,” kata Kementerian Luar Negeri Turki
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu pada 4 Juni untuk mempertimbangkan rekomendasi dari kelompok kerja itu, menurut pernyataan itu.
Pertemuan pertama kelompok kerja Turki-AS untuk Suriah diadakan Maret ini di Washington.
Dukungan militer AS untuk kelompok teroris YPG / PKK di Manbij menyulut ketegangan hubungan antara Ankara dan Washington.
Hal itu juga memunculkan kekhawatiran bentrokan militer antara kedua sekutu NATO tersebut, menyusul kehadiran sekitar 2000 pasukan AS di Manbij.
Januari ini, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun (Olive Branch Operation) di Afrin, Suriah utara untuk membersihkan kelompok-kelompok teroris dari daerah itu.
Setelah membebaskan kota Afrin, Ankara mengatakan akan memperluas operasinya lebih jauh ke timur ke Manbij, kecuali kelompok teroris YPG / PKK meninggalkan kota strategis itu.