Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 November 2020•Update: 28 November 2020
Serdar Bitmez
ANKARA
Turki dan Qatar menandatangani 10 kesepakatan baru pada Kamis pada pertemuan bersama yang diadakan di istana presiden di Ankara.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Emir Tamim Hamad al-Thani dari Qatar memimpin pertemuan tertutup tersebut.
Penjualan 10 persen saham Turki Borsa Istanbul menduduki puncak daftar perjanjian.
Perjanjian lain ditandatangani untuk mentransfer saham Istinye Park Istanbul, sebuah pusat perbelanjaan mewah.
Sebuah nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani untuk investasi bersama dalam Proyek Tanduk Emas Made in Istanbul.
Pengalihan dan pembelian saham Operator Pelabuhan Antalya Timur Tengah dari Pelabuhan Global Turki ke Terminal Qatar W.L.L. juga disepakati dalam pertemuan itu.
Kedua pihak juga menandatangani MoU untuk kegiatan promosi bersama antara Kementerian Perdagangan Turki dan Administrasi Zona Bebas Qatar.
Kesepakatan lain dicapai pada pembentukan komisi perdagangan bersama antara kedua negara.
Beberapa MoU juga ditandatangani untuk administrasi air, peningkatan kerja sama ekonomi dan moneter, serta layanan keluarga dan sosial.
Program pertukaran diplomat kedua negara juga disepakati dalam pertemuan tersebut.
'Ikatan yang mengakar'
Presiden Erdogan mengatakan bahwa kedua pemimpin mengadakan pertemuan yang sangat produktif.
"Kami akan melanjutkan solidaritas kami dengan saudara kami di Qatar, yang memiliki ikatan kasih sayang yang mengakar, di setiap bidang," ungkap dia melalui Twitter.
Emir Qatar juga mengatakan dia melakukan pertemuan produktif dengan Erdogan.
"Dalam pertemuan tersebut, Turki dan Qatar menegaskan kembali bahwa kedua belah pihak bertekad dan bersedia untuk meningkatkan hubungan persaudaraan yang kuat dan hubungan kemitraan strategis di berbagai bidang," kata Dewan Syura Qatar dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, kedua negara membuat total 52 kesepakatan dan lima deklarasi bersama dan dengan pertemuan terakhir, jumlah kesepakatan meningkat menjadi 62.
Dalam pertemuan sebelumnya, panitia mencapai konsensus dalam berbagai isu penting di bidang ekonomi, industri, keselamatan, investasi, energi, budaya, kekayaan intelektual, pendidikan dan pemuda.
Volume perdagangan kedua negara meningkat 6 persen pada 2020, mencapai USD1,6 miliar.
Menurut data Kedutaan Turki di Doha, investasi Qatar di Turki mencapai USD22 miliar.
Sebanyak 533 perusahaan Turki beroperasi di Qatar dan telah menyelesaikan proyek konstruksi senilai USD18,5 miliar, sementara 179 perusahaan dari Qatar beroperasi di Turki.
Jumlah turis Qatar yang mengunjungi Turki telah meningkat selama bertahun-tahun, mencapai 110.000 pada 2019.