Megiza Soeharto Asmail
06 Juli 2018•Update: 06 Juli 2018
Sarp Ozer
ANKARA
Turki telah memenangkan tender untuk membangun empat korvet untuk Angkatan Laut Pakistan, Menteri Pertahanan Nasional Turki Nurettin Canikli mengatakan pada hari Kamis.
"Ini akan menjadi ekspor tunggal terbesar dalam sejarah industri pertahanan Turki," kata Canikli kepada Anadolu Agency dan penyiar TV TRT selama kunjungan resminya ke Montenegro.
Kesepakatan itu merupakan tonggak bagi industri pertahanan Turki dan telah membuktikan kecukupannya, kata menteri itu.
"Turki telah melakukan proyek yang sangat canggih untuk pertama kalinya," kata Canikli.
Mengingat bahwa negosiasi telah berlangsung selama enam bulan, dia mengatakan pihak-pihak itu memutuskan untuk membangun dua korvet di Galangan Kapal Istanbul dan dua lainnya di kota pelabuhan Karachi selatan Pakistan.
Juru bicara Angkatan Laut Pakistan mengatakan kontrak pengadaan korvet-korvet yang dilengkapi dengan teknologi terkini itu sebelumnya telah didesain oleh Kementerian Pertahanan Pakistan dan M/s ASFAT A.S Turki, yang dikenal sebagai produsen perlengkapan militer dan kapal pelayaran di bawah Kementerian Pertahanan Turki.
"Kesepakatan ini juga diikuti dengan menguatkan strategi hubungan antara Pakistan dan Turki, yang telah berkembang dari waktu ke waktu. Pembuatan kapal-kapal ini akan secara langsung meningkatkan kemampuan perang Angkatan Laut Pakistan, dan berkontribusi secara efektif kepada operasi keamanan maritim di regional," jelas pernyataan tersebut.
Kolaborasi pertahanan antara Ankara dan Islamabad telah ditingkatkan beberapa tahun belakangan ini.
Dialog bilateral telah dimulai sejak 2003 untuk melahirkan kebijakan dan rencana aksi untuk kolaborasi pertahanan di antara kedua negara.
Pada 2016, Turki bahkan telah menghadiahkan pesawat dan mesin-mesin 34 T-37 untuk Pakistan.