Diyar Guldogan
25 Juli 2023•Update: 09 September 2023
ANKARA
Turkiye menekankan "sangat penting" untuk mengembangkan industri pertahanan secara domestik meski menghadapi embargo, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Selasa.
“Kami sangat mementingkan pengembangan industri pertahanan kami, terlepas dari banyak kendala, embargo rahasia dan terbuka yang kami hadapi,” kata Erdogan untuk acara Pameran Industri Pertahanan Internasional ke-16 2023 di Istanbul.
Salah satu pameran pertahanan global terbesar, yang dibuka pada Selasa dan akan berlanjut hingga Jumat, memamerkan berbagai produk pertahanan termasuk kendaraan darat, senjata, simulator, radar, sonar, solusi platform angkatan laut, sistem penerbangan, rudal, kendaraan logistik, pasokan peralatan, dan sistem keamanan.
“Sektor industri pertahanan Turkiye telah menulis kisah sukses yang diikuti dengan kekaguman oleh seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.
“Industri kami telah membuktikan nilainya dengan kendaraan lapis baja, artileri, roket, sistem pertahanan udara, dan semua jenis senjata dan sistem radar yang diuji di zona konflik,” kata Erdogan.
Presiden Erdogan memuji kemampuan Turkiye dalam teknologi drone, dan mengatakan itu adalah salah satu dari tiga negara terkemuka di dunia.
“Turkiye, yang merupakan salah satu dari 10 negara yang membuat kapal perangnya sendiri, juga merupakan pengekspor penting di bidang pertahanan,” tambah dia.
Turkiye "dengan cermat" mengimplementasikan 850 proyek berbeda yang akan meningkatkan industri pertahanannya, kata Erdogan.
"Tahun lalu, kami mencapai angka ekspor USD4,4 miliar. Dalam enam bulan pertama tahun ini, kami mencapai rekor ekspor USD2,3 miliar. Target kami pada tahun 2023 adalah USD6 miliar," tutur Erdogan.
Ankara tidak hanya menjual produk, tetapi ingin juga menjalin kemitraan jangka panjang dan mengembangkan proyek bersama, tambah dia.
“Kami dengan senang hati mempersembahkan pengetahuan dan pengalaman kami di industri pertahanan untuk kepentingan teman-teman kami,” pungkas Erdogan.