Faruk Zorlu
18 April 2020•Update: 19 April 2020
Faruk Zorlu
ANKARA
Turki telah menerapkan kembali jam malam selama 48 jam di 31 provinsi mulai Jumat tengah malam, demikian pemberitahuan yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri, pada hari Jumat.
Jam malam itu diberlakukan di ibu kota Ankara, Adana, Antalya, Aydin, Balikesir, Bursa, Denizli, Diyarbakir, Erzurum, Eskisehir, Gaziantep, Hatay, Istanbul, Izmir, Kahramanmaras, Kayseri, Kocaeli, Konya, Malatya, Manisa, Mardin, Mersin , Mugla, Ordu, Sakarya, Samsun, Sanliurfa, Tekirdag, Trabzon, Van, dan Zonguldak.
Surat edaran tentang masalah ini telah dikirim ke para gubernur, tambahnya.
Toko roti, rumah sakit, apotek, dan tempat kerja yang memproduksi produk kesehatan dan pasokan medis akan terus beroperasi, menurut surat edaran tersebut.
Sebelumnya, Turki memberlakukan jam malam selama 48 jam di 31 provinsi di seluruh negeri pada 11-12 April, sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengekang penyebaran virus corona baru.
Pada hari Jumat, Turki mengkonfirmasi 126 kematian lagi dari coronavirus, sehingga jumlah kematian menjadi 1.769.
Virus corona baru telah menyebar ke 185 negara dan wilayah sejak bermunculan di China pada Desember lalu, dengan AS dan Eropa sekarang merupakan daerah yang paling parah terkena dampaknya di dunia.
Di seluruh dunia, ada lebih dari 2,21 juta kasus coronavirus dengan lebih dari 151.000 kematian dilaporkan. Lebih dari 565.800 orang kini telah pulih dari virus ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di A.S.