Selen Temizer
16 Mei 2018•Update: 17 Mei 2018
Selen Temizer
ASTANA, Kazakhstan
Turki, Rusia, dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi soal Suriah di Sochi di Rusia pada Juli 2018.
Keputusan itu diambil dalam putaran ke-9 perundingan Suriah di Astana, Kazahkstan.
Pada hari terakhir perundingan Astana, Deputi Menteri Luar Negeri Kazakhstan Erjan Ashikbaev membacakan pernyataan bersama hasil perundingan tersebut.
Semua pihak sepakat untuk melindungi zona de-eskalasi dan gencatan senjata di Suriah, kata pernyataan tersebut.
Menurut pernyataan itu, pertemuan ketiga "Kelompok Kerja untuk pembebasan tahanan/korban penculikan dan penyerahan jasad serta identifikasi orang hilang oleh tiga perwakilan Penjamin dengan partisipasi ahli PBB dan ICRC" akan dilakukan di Ankara pada Juni 2018.
Turki, Rusia, dan Iran dalam pernyataan itu menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas teritorial Suriah dengan mempertahankan rezim gencatan senjata dan zona de-eskalasi.
Pernyataan itu menambahkan pentingnya menciptakan "kehidupan normal dan damai" bagi warga Suriah dan memastikan "akses kemanusiaan yang cepat, aman dan tanpa hambatan untuk memberikan bantuan medis dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan."
Selain itu, pernyataan tersebut jugamenegaskan "tekad untuk memerangi terorisme di Suriah untuk menghilangkan DAESH, Front Nusra dan semua individu, kelompok, usaha dan entitas yang terkait dengan Al-Qaeda atau DAESH seperti yang ditentukan oleh Dewan Keamanan PBB."
Pernyataan bersama tersebut menyambut baik diselenggarakannya pertemuan kedua kelompok kerja tentang tahanan, korban penculikan dan penyerahan jasad.
Negara penjamin, melalui pernyataan itu, menegaskan kembali perlunya "melanjutkan upaya bersama untuk membangun kepercayaan antara pihak yang bertikai di Suriah."
- Proses Jenewa
Dalam pernyataan tersebut juga tercatat bahwa proses solusi politik dalam kerangka resolusi DK-PBB nomor 2254 perlu dilanjutkan dengan kontribusi keputusan-keputusan yang diambil dalam Kongres Dialog Nasional yang diadakan di Sochi Januari lalu.
Selain itu, juga disarankan Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura melakukan pertemuan dengan pihak-pihak Suriah di Jenewa dan segera dibentuk komite konstitusi dalam waktu dekat.