Muhammad Abdullah Azzam
14 Oktober 2019•Update: 15 Oktober 2019
Şerife Çetin
BRUSSELS
Uni Eropa (UE) memperpanjang sanksi terhadap otoritas Rusia dan Suriah hingga satu tahun lagi sebagai tanggapan atas penggunaan dan pendistribusian senjata kimia.
Lewat sebuah pernyataan tertulis, Dewan Uni Eropa mengatakan pihaknya memperpanjang sanksi terhadap pejabat Pusat Studi dan Penelitian Ilmiah Suriah (SSRC) dan pejabat Layanan Intelijen Militer Rusia (GRU) hingga 16 Oktober 2020.
Terdapat dua pejabat Layanan Intelijen Militer Rusia yang masuk dalam daftar sanksi tersebut karena dugaan terlibat dalam insiden Salisbury di Inggris.
Sanksi yang bertujuan untuk mencegah penggunaan dan penyebaran senjata kimia itu mencakup larangan bepergian ke negara-negara UE serta pembekuan aset individu dan institusi tersebut di Eropa.
Sanksi tersebut juga melarang individu dan institusi di Uni Eropa mentransfer dana ke nama-nama yang ada di dalam daftar ini.