Maria Elisa Hospita
21 Agustus 2019•Update: 22 Agustus 2019
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Venezuela sedang mengupayakan penstabilan Sistem Kelistrikan Nasional setelah mengalami pemadaman listrik selama beberapa bulan terakhir.
"Atas instruksi Wakil Presiden @drodriguezven [Delcy Rodríguez], kami bertemu dengan komisi Staf Umum Listrik untuk mengevaluasi tugas-tugas yang tertunda dan rencana aksi masing-masing tim kerja untuk bergerak menuju stabilisasi Sistem Kelistrikan Nasional," cuit Wakil Presiden Sektor Layanan dan Pekerjaan Umum Nestor Luis Reverol.
Setelah pemadaman listrik selama sepekan sejak 7 Maret, Venezuela kembali mengalami pemadaman pada 25 Maret.
Meskipun pemerintah mengklaim pemadaman itu sebagai serangan sabotase, pihak oposisi menyebut pemadaman listrik tersebut diakibatkan kurangnya upaya yang memadai dari pemerintah.
Pada Juli, pemerintah menghentikan seluruh kegiatan belajar-mengajar dan pekerjaan selama sehari penuh karena listrik padam di 16 negara bagian selama lebih dari 14 jam.
Presiden Nicolas Maduro pun menyalahkan Washington atas pemadaman itu.
"Serangan sabotase yang dilakukan oleh imperialis AS terhadap rakyat Venezuela akan dikalahkan,” tegas dia.