Maria Elisa Hospita
05 Juni 2018•Update: 06 Juni 2018
Nour Abu Aisha
GAZA, Palestina
Puluhan warga Palestina pada Senin berkumpul dan membentuk rantai manusia di Jalur Gaza untuk memprotes pemotongan upah oleh pemerintah yang berbasis di Ramallah.
"Kami berada di sini untuk memprotes pemotongan gaji eks tahanan oleh Otoritas Palestina," ujar Mustafa Muslimani yang merupakan mantan tahanan di penjara Israel.
Dia mengatakan bahwa aksi protes itu bertujuan "memecah keheningan, mengakhiri hukuman, dan mengembalikan hak-hak".
Demonstran melambaikan spanduk dan mendesak pemerintah Palestina untuk membayar gaji karyawan dan eks tahanan di penjara-penjara Israel.
Pada Maret, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengancam akan mengambil serangkaian tindakan hukum dan sanksi finansial ke Jalur Gaza.
Menurut sejumlah karyawan Otoritas Palestina (PA), ancaman itu diikuti oleh penundaan pembayaran upah staf PA di Gaza dan pemotongan gaji hingga 50 persen.
Pada April, tahanan Palestina mengungkapkan, PA telah memotong gaji ratusan tahanan.
Perihal pembayaran gaji untuk karyawan yang berbasis di Gaza telah menjadi masalah utama yang dibahas selama perundingan rekonsiliasi antara kelompok Fatah dan Hamas yang memerintah Jalur Gaza.
Kedua faksi tersebut telah berselisih sejak Hamas merebut kendali atas Jalur Gaza dari pasukan keamanan PA selama pertempuran di jalanan pada 2007.