Maria Elisa Hospita
04 Agustus 2020•Update: 04 Agustus 2020
Peter Kenny
JENEWA
Meski ada kemajuan dalam pembuatan vaksin Covid-19, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada "peluru perak" dan kemungkinan tidak pernah ada.
"Sejumlah vaksin telah memasuki fase ketiga uji klinis Covid-19 dan sejauh ini hasil pengujian menunjukkan kandidat vaksin efektif mencegah infeksi yang diakibatkan virus SARS-CoV-2. Namun, sejauh ini belum ada peluru perak," ungkap Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin.
Peluru perak yang dimaksud WHO adalah solusi besar yang berdampak langsung untuk penyelesaian masalah.
Ghebreyesus mengatakan sejumlah negara terus melaporkan kasus baru dalam jumlah banyak.
Hingga Selasa pagi, total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia mencapai 18,4 juta kasus dan lebih dari 697 ribu orang meninggal dunia karena virus ini.
"Menguji, mengisolasi dan merawat pasien, serta melacak dan mengkarantina kontak mereka. Lakukan semuanya," tegas Tedros.
"Setiap individu, harus menjaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan secara teratur," kata dia lagi, yang sekaligus memperingatkan bahwa jika wabah mulai terkendali, semua orang harus tetap melakukan langkah-langkah tersebut.