Maria Elisa Hospita
28 Maret 2018•Update: 29 Maret 2018
Kyaw Ye Lynn
YANGON, Myanmar
Mantan Ketua Parlemen Myanmar Win Myint terpilih sebagai presiden pada Rabu, setelah Htin Kyaw menyatakan mundur dari jabatannya.
Win Myint, 66 tahun, mengundurkan diri dari kursi pimpinan parlemen untuk mengemban tugas sebagai wakil presiden, tak lama setelah Htin Kyaw mengundurkan diri, pekan lalu.
Anggota parlemen sepakat memilih Win Myint, yang dianggap sebagai sekutu pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, dari tiga wakil presiden lainnya.
Myint pernah berprofesi sebagai pengacara. Dia pernah masuk bui karena terlibat dalam demonstrasi menentang militer pada 1988, sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang berkuasa.
Myint memenangkan sebuah kursi dalam pemilihan umum tahun 1990, namun kemudian dibatalkan oleh militer.
Pekan lalu, parlemen juga menunjuk mantan pemimpin milisi dan wakil ketua parlemen Tin Khun Myat - yang menurut sejumlah media lokal dianggap sebagai "raja narkoba" di negara bagian Shan - untuk menggantikan Win Myint.