Ahmed Asmar
01 November 2021•Update: 05 November 2021
SANAA, Yaman
Sedikitnya 29 warga sipil tewas dalam serangan rudal pemberontak di provinsi Marib, Yaman tengah, menurut pemerintah, Senin.
Dua rudal balistik menyerang di lingkungan perumahan di distrik Al-Jubah, selatan Marib pada Minggu malam, kata otoritas lokal di Marib dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut dan tidak ada komentar dari kelompok Houthi atas klaim tersebut.
Pada hari Kamis, pemerintah Yaman menuduh pemberontak Houthi membunuh 13 warga sipil dalam serangan rudal di distrik Al-Jubah di Marib.
Sejak Februari, pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran telah meningkatkan serangan untuk menguasai provinsi Marib yang kaya minyak, salah satu benteng paling penting dari pemerintah yang sah dan rumah bagi markas besar Kementerian Pertahanan Yaman.
Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.
Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan mengembalikan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi.
PBB mengatakan Yaman mengalami krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan 233.000 orang tewas, hampir 80 persen atau sekitar 30 juta membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, dan lebih dari 13 juta dalam bahaya kelaparan.