Muhammad Abdullah Azzam
10 Januari 2019•Update: 10 Januari 2019
Ömer Koparan, Adham Kako
AZAZ, Suriah
Organisasi teroris YPG/PKK melancarkan serangan terhadap Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di wilayah kekuasaan oposisi dengan rudal anti-tank TOW buatan Amerika Serikat (AS) dari daerah Tel Rifat di Suriah.
Dua pasukan FSA tewas akibat serangan rudal yang menghantam kendaraan militer milik kubu oposisi.
Kelompok teroris YPG/PKK yang menduduki daerah Tel Rifat di utara provinsi Aleppo menyerang dengan rudal TOW buatan AS ke arah kendaraan militer FSA.
Kendaraan tersebut sedang berpatroli di wilayah perbatasan oposisi di desa Kelcibrin di distrik Azaz pada Kamis pagi.
YPG/PKK Rabu kemarin juga menargetkan kendaraan militer oposisi di daerah yang sama. Namun tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam serangan itu.
Organisasi teroris YPG/PKK menduduki wilayah timur laut Suriah seluas sekitar 45 ribu kilometer persegi yang berada antara Sungai Eufrat dan perbatasan Irak.
Sejak 2014, milisi berkekuatan 15 ribu teroris bersenjata itu memperluas wilayah kekuasaannya ke wilayah timur Sungai Eufrat dengan bantuan militer AS.
YPG/PKK menguasai wilayah garis perbatasan Turki-Suriah sepanjang 480 kilometer, dan suku Arab mendominasi sekitar 70 persen dari populasi wilayah perbatasan tersebut.
YPG/PKK telah mencaplok sepertiga wilayah Suriah, hingga kini mereka sudah memaksa sekitar 1,7 juta masyarakat yang sebagian besar terdiri dari suku Arab.
Selain itu, ada juga dari suku Suryani, Kurdi, Turkmen yang meninggalkan tempat tinggal mereka.
YPG/PKK baru-baru ini telah menguasai deposit dan kilang minyak dan gas alam di timur Eufrat yang merupakan terbesar di Suriah.
Sebanyak 60 persen lahan pertanian Suriah, sumber air terbesar dan bendungan pembangkit listrik di negara itu juga diduduki oleh organisasi tersebut.
Departemen Pertahanan AS mengumumkan mereka akan menyiapkan 35 hingga 40 ribu personilnya untuk mempertahankan kendali tetap di wilayah sebelah timur Sungai Eufrat itu.
Turki menentang rencana AS yang dianggap akan mengganti milisi YPG/PKK menjadi tentara reguler di sana.