İqbal Musyaffa
30 Oktober 2018•Update: 31 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Berbagai usaha ritel segmen makanan minuman, toko serba ada, fesyen, dan aksesoris akan menghiasi stasiun MRT yang akan beroperasi pada akhir Maret tahun depan.
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan sudah melakukan beauty contest untuk memilih tenan yang akan mengisi gerai di stasiun MRT Jakarta.
“Sudah ada penetapan pemenang. Nanti ada pemilihan pot (posisi) nya. Setelah itu tanda tangan kerja sama dan desain gerai,” ungkap William dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Pada Januari mendatang, gerai-gerai tenan akan mulai dipasang. William menjelaskan tenan yang terpilih antara lain Kafe Betawi, Bakmi GM, Auntie Anne’s, Starbucks, A&W, KOI café, dan Shihlin untuk kategori makanan dan minuman.
Kemudian untuk kategori toko serba ada (convenience store), tenan yang terpilih adalah Indomaret, Lawson Station, Alfamart, FamilyMart, dan MOR. Pada kategori fesyen dan aksesoris, menurut William akan diisi oleh Century Health Care, Daiso Japan, dan Kaizen.
“Selain itu, akan ada tiga stasiun yang diperuntukkan untuk UMKM yakni di stasiun Sisingamangaraja, stasiun Haji Nawi, dan stasiun Blok A,” ujar William.
PT MRT Jakarta menurut dia, bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif Bekraf untuk melakukan kurasi guna memilihi UMKM yang memenuhi standar untuk mengisi gerai di stasiun MRT.
“Kita juga ada lini bisnis Naming Right berupa kemitraan penggunaan nama dari stasiun MRT,” imbuh William.
Ada beberapa stasiun yang dilelang melalui proses e-auction dan saat ini sudah sampai ke tahap pengumuman ke publik. E-auction menurut dia, akan dilakukan pada minggu keempat November dan saat ini sedang dalam persiapan.
“Beberapa stasiun di antaranya stasiun Bundaran HI dan stasiun Dukuh Atas serta beberapa stasiun lain yang namanya akan kita lelang,” urai dia.