Gokhan Ergocun
07 September 2026•Update: 07 September 2026
Harga minyak dunia menguat pada perdagangan awal pekan, Senin, seiring kembali meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, dengan minyak mentah Brent menembus 97 dolar AS per barel dan West Texas Intermediate (WTI) mencapai 92 dolar AS per barel.
Pada Senin pukul 07.00 GMT, harga minyak Brent naik sekitar 0,8 persen dibandingkan penutupan Jumat hingga melampaui 97 dolar AS per barel.
Harga minyak mentah WTI juga meningkat 0,6 persen menjadi 92 dolar AS per barel.
Pada Senin pagi, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pihaknya menargetkan dan menghancurkan balon udara pengawasan militer AS yang ditambatkan dalam serangan pesawat nirawak di dekat Bandara Erbil, Irak utara.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei pada Senin mengatakan Iran akan menetapkan zona maritim baru yang "dibatasi" di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang. Ia memperingatkan setiap kapal yang memasuki wilayah tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi.
Pasukan Penjaga Pantai Yaman juga mencegat sebuah kapal tanker minyak pada Minggu setelah kapal tersebut membongkar muatan "tanpa izin" di Pelabuhan Ras Isa yang dikuasai kelompok Houthi di Provinsi Al-Hudaydah, menurut laporan media pemerintah.
AS dan Iran pada Juni menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan dan Qatar, yang menguraikan sejumlah langkah untuk mengakhiri permusuhan, membuka kembali Selat Hormuz, serta menangani pembatasan ekonomi.
Sejak itu, kedua pihak saling menuding gagal melaksanakan komitmen dalam nota kesepahaman tersebut, sementara ketegangan militer terus berlanjut di tengah perselisihan mengenai sanksi dan pelayaran melalui Selat Hormuz.