Adelline Tri Putri Marcelline
08 Juni 2021•Update: 09 Juni 2021
JAKARTA
Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa nasional pada Mei 2021 mengalami penurunan menjadi sebesar USD136,4 miliar.
Kepala Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan cadangan devisa berkurang USD 2,4 miliar dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar USD138,8 miliar.
“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah,” kata Erwin dalam keterangan tertulis, Selasa.
Dia mengatakan bahwa cadangan devisa juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Dia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.
Dia menjelaskan penurunan posisi cadangan devisa pada Mei 2021 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri Pemerintah.
Ke depan, kata dia, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga.
“Hal ini seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” tutur Erwin.