İqbal Musyaffa
01 November 2019•Update: 01 November 2019
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan turis asing yang datang ke Indonesia pada bulan September mencapai 1.400.369 kunjungan.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan tersebut lebih rendah 10,10 persen dari kunjungan pada Agustus yang mencapai 1.557.712 turis.
Bila dibandingkan dengan September tahun lalu yang berjumlah 1.370.943, maka kunjungan turis pada September tahun ini meningkat 2,15 persen.
“Turis terbanyak yang berkunjung pada September berasal dari Malaysia,” jelas Suhariyanto, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Kunjungan turis asal negeri Jiran tersebut mencapai 17 persen dari total turis mancanegara pada September dengan jumlah 233,8 ribu.
China menjadi asal turis terbesar kedua yang berkunjung pada September tahun ini dengan jumlah 173 ribu kunjungan atau 12 persen dari total turis yang datang.
Suhariyanto melanjutkan turis terbanyak ketiga yang datang berkunjung berasal dari Singapura dengan jumlah 159,5 ribu kunjungan atau 11 persen dari total turis mancanegara.
Turis asal Australia terbanyak keempat yang datang ke Indonesia dengan jumlah 138,6 ribu kunjungan atau sekitar 10 persen dari total turis asing yang datang.
“Selanjutnya, turis Timor Leste menjadi terbanyak kelima dengan jumlah 100,3 ribu atau 7 persen dari total turis yang datang berkunjung,” kata dia.
Suhariyanto menjelaskan berdasarkan pintu masuk, sebagian besar turis mancanegara datang melalui jalur udara dengan jumlah 902,2 ribu atau sekitar 64 persen dari total kunjungan.
Kemudian, sebanyak 332,3 ribu kunjungan atau 24 persen dari total turis asing datang melalui jalur laut dan 165,9 ribu turis atau 12 persen lainnya datang melalui jalur darat lewat pintu masuk Atambua, Jayapura, ataupun Entikong dan pintu masuk darat lainnya.