Erric Permana
29 Juli 2019•Update: 30 Juli 2019
Erric Permana
JAKARTA
Perusahaan transportasi online berbasis aplikasi Grab berencana membuka kantor pusat keduanya di Jakarta, menyusul perusahaan itu mendapatkan investasi sebesar USD2 miliar atau sekitar Rp28 triliun dari Softbank.
Pimpinan dan investor perusahaan itu bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan itu, CEO Softbank Masayoshi Son ikut bertemu dengan Presiden Jokowi, sapaan Joko Widodo.
Presiden Grab Indonesia Ridzky Kramadibrata mengatakan pembangunan kantor pusat Grab di Jakarta untuk mengembangkan produk yang saat ini tengah mengalami peningkatan.
"Seperti Grabfood dan pengembangan untuk Research and Development Center, untuk pengembangan service yang lebih baik untuk Indonesia," ujar Ridzky di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin.
Dia juga mengatakan pembangunan kantor pusat tersebut telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
Ridzky menambahkan Softbank meminta agar grab mengembangkan layanan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligent.
Sementara itu CEO Softbank Masayoshi Son mengatakan selain berinvestasi untuk membangun kantor pusat kedua Grab di Indonesia, dia juga tertarik ingin berinvestasi lebih banyak di sektor lain.
"Kami ingin berinvestasi dan membantu menciptakan unicorn baru di Indonesia," kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menteri Koordinator Luhut Binsar Panjaitan bersama dengan CEO Softbank Masayoshi Son, beserta CEO Tokopedia William Tanuwidjaja dan Presiden Grab Indonesia Ridzky Kramadibrata bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin pagi.