İqbal Musyaffa
28 Oktober 2019•Update: 28 Oktober 2019
JAKARTA
Indeks Harga Saham Gabungan menghijau pada pembukaan perdagangan pada Senin pagi dengan penguatan 9,7 poin ke level 6.260 dan indeks LQ45 naik 0,8 poin ke level 991.
Pada pra perdagangan IHSG juga menguat 4,4 poin (0,07 persen) menjadi 6.256 dan indeks LQ45 menguat 0,6 poin (0,07 peren) menjadi 991.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di posisi Rp14.015 per dolar AS dengan kecenderungan menguat.
Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan penguatan IHSG salah satunya didorong oleh penguatan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) pada saat penutupan perdagangan sebesar 0,57 persen menjadi 226.958,06, Nasdaq ditutup menguat 0,7 persen menjadi 8.243,12, dan S&P juga ditutup menguat 0,41 persen menjadi 3.022,55.
“Penguatan IHSG juga didorong oleh harga minyak yang menguat 0,76 persen dan emas 0,16 persen,” jelas Edwin melalui pesan singkat, Senin.
Selain itu, pendorong penguatan IHSG antara lain karena penguatan bursa Asia dan juga adanya ekspektasi penurunan suku bunga oleh the Fed.
Bursa Asia pada pagi ini sebagian besar berada di zona hijau seperti Indeks Nikkei 225 naik 54 poin ke 22.854, Indeks Hang Seng menguat 160 poin ke 26.830, Indeks Shanghai bertambah 7,8 poin ke 2.962, sementara Indeks Strait Times tidak ada transaksi karena libur.