Marıa Elısa Hospıta
31 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
Dilara Hamit
ANKARA
Raksasa mebel Swedia IKEA menutup 30 cabangnya di China menyusul merebaknya wabah virus korona di negara itu.
Dalam sebuah pernyataan, perusahaan tersebut menekankan bahwa penutupan itu bersifat sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Mereka sudah meminta sekitar 14.000 karyawannya untuk tidak meninggalkan rumah dan akan diberi kompensasi dengan cuti berbayar.
Hingga Jumat, 31 Januari 2020, jumlah korban tewas di China akibat wabah virus korona telah bertambah menjadi 213 jiwa.
Coronavirus, yang juga dikenal sebagai 2019-nCoV, pertama kali diidentifikasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, sebelum akhirnya menjadi alarm global.
Puluhan kasus baru juga dilaporkan di Thailand, Jepang, Singapura, Australia, Malaysia, Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Korea Utara, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Kanada, Vietnam, Italia, Nepal, Kamboja, Sri Lanka, Finlandia, dan India.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengadakan pertemuan darurat pada Kamis dan resmi mengumumkan wabah itu sebagai darurat internasional.