Muhammad Nazarudin Latief
28 September 2018•Update: 28 September 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Indonesia memperjuangkan penurunan tarif impor produk-produk komersial di sektor perikanan, pertanian, industri dan kehutanan ke Jepang, ujar seorang pejabat senior di Kementerian Perdagangan, Jumat.
Direktur Jenderal Perundangan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo mengatakan Indonesia - Jepang merundingkan kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya sektor industri manufaktur, tenaga kesehatan, rantai suplai, serta pengolahan pangan produk pertanian dan perikanan.
“Kedua negara telah melakukan pertukaran peningkatan penawaran yang cukup signifikan,” ujar Iman saat menjelaskan penyelesaian General Review Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), di Jakarta.
Menurut Iman, Indonesia dan Jepang sepakat mempercepat penyelesaian IJEPA. Ini adalah perjanjian perdagangan bilateral pertama Indonesia dan ditandatangani pada 20 Agustus 2007 di Jakarta dan berlaku efektif pada 1 Juli 2008.
Kedua negara akan melakukan General Review implementasi dan operasionalisasi perjanjian pada tahun ke-5 sejak diimplementasikan. Review IJEPA ini merupakan momentum untuk merundingkan kembali perluasan akses pasar kedua negara, serta peningkatan kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Perundingan ini sendiri dilakukan Medan, Sumatera Utara sejak Rabu lalu.
Menurut Iman, General Review dibagi dalam beberapa sub komite yang meliputi sub komite perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, ketentuan asal barang, tenaga kerja, serta kerja sama dan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Pembahasan di masing-masing sub komite berkembang cukup maju, kata Iman.
Selama perundingan kedua negara diharapkan dapat menyepakati kesepakatan paket akhir yang saling menguntungkan, menyelesaikan usulan penyempurnaan perjanjian, dan membahas konsep Joint Report dari Komite Bersama General Review IJEPA yang akan menjadi hasil perundingan tersebut.
"Target penyelesaian sudah di depan mata, yaitu akhir tahun ini. Hal ini akan menjadi tonggak penting hubungan bilateral kedua negara dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang di tahun 2018," kata Iman.