Erric Permana
04 November 2020•Update: 05 November 2020
JAKARTA
Pemerintah Indonesia menyatakan siap menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 mendatang.
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan Presiden Joko Widodo menginstruksikan tiga hal agar Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional tersebut.
Pertama kata dia, Presiden meminta agar menyiapkan tim dalam bentuk komite khusus untuk mempersiapkan 'bidding'.
Kedua, Presiden minta menteri-menterinya menyiapkan anggaran.
"Yang ketiga, tentu mempersiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan proses bidding dalam bentuk proposal," jelas Menteri Zainudin seusai rapat kabinet terbatas, Rabu.
Soal anggaran, dia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan.
Sejauh ini, dia optimistis Indonesia akan terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2023.
Indonesia bersaing dengan Qatar, China, India dan Unifikasi Korea, Australia dan Jerman untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.
Pada 2018 lalu, Indonesia telah mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah acara internasional tersebut.
"Ini penentuan tuan rumah ini akan ditetapkan pada 2024 dan proses seleksi dimulai selambat-lambatnya 2023," kata Presiden Jokowi -- sapaan akrab Joko Widodo -- dalam rapat terbatas pada Rabu.
Dia meminta pencalonan ini dijadikan momentum untuk perbaikan diri dalam banyak aspek, mulai dari infrastruktur, prestasi atlet dan peningkatan visibilitas global sebagai kota penyelenggara.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) kata dia juga telah menetapkan norma baru untuk negara tuan rumah, yakni olimpiade yang sederhana dan hemat biaya.
"Saya kira ini baik dan norma baru ini penting untuk dipelajari dan diadaptasi," ujar dia.
"Kelihatannya filosofi baru olimpiade ini bukan lagi untuk menunjukkan gebyar kemewahan, tetapi sejauh mana kreativitas serta inovasi," jelas dia.