Muhammad Nazarudin Latief
21 Desember 2017•Update: 21 Desember 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
Indonesia menyelidiki dugaan dumping produk plastik Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP) dari Thailand dan Vietnam. Dugaan ini dilaporkan pelaku industri dalam negeri karena merugikan mereka.
Ketua Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI) Ernawati mengatakan, sebelumnya produk ini sudah dinyatakan dumping, namun ternyata berlanjut dan berulang sehingga menyebabkan kerugian industri dalam negeri.
“Penyelidikan KADI dimulai 12 Desember lalu,” ujarnya.
Dasar hukum penyelidikan peninjauan kembali Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) adalah Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Anti Dumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan. Aturan lain adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 76 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyelidikan Dalam Rangka Pengenaan Tindakan Anti Dumping dan Tindakan Imbalan.
Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang diajukan oleh industri dalam negeri yaitu PT Trias Sentosa Tbk. dan PT Lotte Packaging.
Impor dari Thailand dan Vietnam terus mengalami peningkatan meskipun telah dikenakan BMAD sejak 29 Januari 2017. Impor dari kedua negara tersebut pada 2015 sebesar 20.523 MT atau dengan pangsa impor sebesar 57 persen.
Sementara itu, pada 2016 impor sebesar 28.126 MT dengan pangsa sebesar 54 persen. Semester 1 tahun 2017, impor mencapai 10.711 MT dengan pangsa sebesar 39 persen.
Wakil Ketua Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (INAPLAS) Edi Rivai mengatakan sudah semestinya pemerintah melindungi industri plastik domestik.
“Sudah dua tahun ini kita ekspansi. Tapi sekarang belum bisa berjalan penuh karena importasi masih banyak,” ujarnya.
Industri plastik dalam negeri, kata Edi, sudah bisa memenuhi kebutuhan lokal. Produksinya kini mencapai 216.000 ton per annum.
Pemerintah, menurut dia, perlu mengetatkan pengawasan terhadap plastik BOPP dan implementasi antidumping produk ini sesuai undang-undang sehingga aturan berjalan ekfektif dan menguatkan industri plastik hilir.