Erric Permana
03 September 2019•Update: 03 September 2019
JAKARTA
Presiden Joko Widodo meminta menterinya untuk mempercepat penerapan peta jalan untuk industri 4.0 yang telah diluncurkan pada 2018 lalu.
Menurut Jokowi - sapaan akrab Joko Widodo - penerapan peta jalan tersebut diperlukan agar industri di dalam negeri siap menghadapi perubahan global.
Jokowi menyatakan untuk menuju negara dengan industri yang tangguh, pemerintah harus berani melakukan terobosan dan perbaikan regulasi serta meningkatkan kualitas SDM.
"Untuk menuju ke negara industri yang tangguh kita harus berani berubah, berani melakukan berbagai lompatan dan langkah terobosan yang dimulai dari perbaikan regulasi yang tidak sinkron, peningkatan kualitas sdm, membangun ekosistem inovasi industri yang baik," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di kantornya pada Selasa.
Dia pun menginginkan agar terobosan tersebut harus diterapkan di lima sektor industri prioritas seperti industri makanan dan minuman, tekstil, busana, otomotif, kimia dan elektronik.
"Saya yakin kalau kita konsentrasi memperbaiki struktur industri nasional kita sehingga makin kuat dan dalam maka kita akan mampu meningkatkan PDB secara signifikan," kata Jokowi.
Dia juga berharap perubahan dan terobosan tersebut meningkatkan ekspor, investasi dan juga terciptanya lapangan kerja baru.
"Saya harap rencana untuk mendapat tambahan lebih dari 10 juta lapangan pekerjaan bisa diciptakan dengan ini," jelas dia.