Muhammad Nazarudin Latief
25 September 2019•Update: 26 September 2019
JAKARTA
Optimisme bisnis diperkirakan masih berjalan lamban seperti pada awal tahun, ungkap RAM Business Confidence Index (RAM BCI), Rabu.
Dalam laporan terbaru untuk kuartal keempat 2019 hingga kuartal pertama 2020, RAM Rating mengatakan pihaknya sangat berhati-hati mempertahankan pandangan optimistis selama enam bulan ke depan.
Indeks perusahaan merosot 0,2 poin menjadi 53,2 sementara Indeks usaha kecil dan menengah naik 1,4 poin menjadi 53,2, ujar laporan itu seperti dilansir Malaymail.
Lembaga pemeringkat ini mengatakan meskipun pembacaan terbaru untuk korporasi dan UKM menjadi di 53,2 namun kedua kelompok menghadapi situasi dan prospek berbeda.
“Pendorong utama sentimen UKM yang lebih baik pada kuartal ini adalah optimisme yang lebih besar pada akses ke pembiayaan bank dan peningkatan kinerja.
“Kinerja UKM sangat dipengaruhi oleh pesanan dan proyek baru. Dengan demikian, prospek bisnis mereka cenderung cukup fluktuatif, ” ujar laporan itu.
Sentimen korporasi yang terus-menerus lamban mengisyaratkan situasi ekonomi yang dilanda ketidakpastian sejak kuartal IV/2018.
Pada saat yang sama ada ketegangan perdagangan AS-China yang memburuk dan pelemahan permintaan global tahun ini.
"Secara khusus, sentimen perusahaan berorientasi ekspor turun 3,6 poin menjadi 54,0 dalam survei terbaru," kata RAM Rating.
Memasuki 2020, sektor berorientasi domestik yang relatif stabil - yang mengalami sedikit peningkatan sentimen pada kuartal ini - akan tetap menjadi pendorong ekonomi.
"Dimulainya kembali pembangunan besar dan proyek infrastruktur sektor publik, serta ketahanan sektor layanan bisnis, menjadi pertanda baik bagi prospek pertumbuhan Malaysia," tambah dia.