Erric Permana
05 April 2018•Update: 05 April 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk melibatkan pengusaha lokal dan juga muda dalam mengerjakan proyek besar di daerah.
Ini disampaikan Presiden Jokowi – sapaan akrabnya – setelah menerima kedatangan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
Presiden mengatakan banyak proyek besar di daerah seperti pembangunan bendungan dan juga pembangunan jalan tol. Namun selama ini, kata dia, hanya Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menang dalam pengerjaan proyek tersebut.
“Itu yang nanti akan saya lihat, kenapa tidak dilibatkan. Apakah masalah kuenya yang terlalu besar atau kemampuan penyiapan peralatan beratnya, misalnya,” ujar Jokowi.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, sebut Jokowi, para pengusaha tersebut tidak pernah dilibatkan. Padahal, kata dia, pelibatan pengusaha di daerah itu sangat bermanfaat untuk peredaran uang di daerah.
“Ini yang mau saya luruskan dengan kementerian, baik Kementerian BUMN, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, maupun Kementerian Perhubungan,” tambah presiden.
Pelibatan ini, tambah Jokowi, juga berkaitan dengan kebutuhan Indonesia meningkatkan jumlah entrepreneur setiap tahunnya. Dia menyatakan negara maju memiliki entrepreneur di atas 14 persen. Namun, saat ini Indonesia hanya memiliki 3,01 persen entrepreneur.