Ekip
02 Maret 2018•Update: 02 Maret 2018
Sinan Uslu
ANKARA
Delapan tentara Turki menjadi martir di Afrin Suriah pada Kamis dalam Operasi Ranting Zaitun yang dipimpin Turki.
Dalam dua pernyataan, tentara Turki juga mengatakan bahwa tiga belas tentara lainnya juga terluka dalam operasi tersebut.
Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun pada 20 Januari, untuk menghancurkan teroris PYD / PKK dan Daesh dari Afrin.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta melindungi Suriah dari kekejaman dan penindasan teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.
Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD / PKK sejak Juli 2012, ketika rezim Assad Suriah meninggalkan kota ke kelompok teror tanpa perlawanan.