Astudestra Ajengrastrı
24 Agustus 2018•Update: 25 Agustus 2018
Astudestra Ajeng
JAKARTA
Menteri Sosial Kabinet Kerja yang baru dilantik, Agus Gumiwang, mengaku akan segera melanjutkan tugas-tugas kementerian yang ditinggalkan oleh Idrus Marham setelah serah terima dilakukan secepatnya.
“Ini saya sedang menunggu kabar Pak Idrus, kalau bisa serah terima malam ini. Sehingga saya bisa menjadwalkan kegiatan-kegiatan saya, termasuk arahan dari Bapak Presiden untuk segera meninjau perkembangan di Nusa Tenggara Barat,” kata Agus di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat sore.
Pelantikan Agus Gumiwang sebagai pengganti Idrus terbilang cepat. Dalam sehari ini, Idrus Marham secara resmi menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo.
Sekitar pukul 11.30 WIB, Agus mengaku menerima telepon dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk bersiap-siap dilantik menjadi menteri.
“Diminta pakai jas, pakai peci, ke kantor beliau. Lalu sekitar pukul 13.00 pihak protokol Istana mengabarkan [soal pelantikan],” kata Agus.
Agus Gumiwang Kartasasmita adalah politisi Partai Golkar kelahiran 3 Januari 1969 dan merupakan anak mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Ginandjar Kartasasmita.
Di Golkar, Agus pernah menjadi Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat (2004) dan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kesejahteraan Rakyat (2009-2011). Agus yang saat ini merupakan anggota Komisi XI DPR juga pernah menjadi Ketua Panja RUU Intelijen Negara, Ketua Pansus RUU Perjanjian Internasional, dan anggota BKSAP DPR RI-Parlemen Jepang.
Agus sudah sejak lama dikenal sebagai loyalis Joko Widodo. Pada 2014, dia dipecat dari Golkar karena mendukung Jokowi-JK yang berkontestasi di pemilihan presiden. Di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie, saat itu Golkar mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
Kembali ke Golkar setelah kisruh pemilu 2014 selesai, Agus kini menjadi Ketua Koordinator Bidang Perempuan, Pemuda, dan Inovasi Sosial di DPP Golkar. Dia juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR.
Dalam pemilihan presiden 2019 nanti, nama Agus juga tercatat sebagai anggota tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dalam tim yang dinamai Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Agus menjadi bendahara bersama dengan Sakti Wahyu Trenggono.
“Enggak ada masalah, kita upayakan membagi waktu sebaik mungkin, dua-duanya tugas berat,” tukas Agus soal kedua posisi yang kini harus diembannya.
Menurut Agus, tugasnya sebagai menteri sosial sudah menanti. Selain menangani keadaan bencana di Lombok, “Ada fokus-fokus yang harus saya laksanakan dalam mengelola Kementerian Sosial, yaitu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat.”