Hayati Nupus
03 Maret 2018•Update: 04 Maret 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengatakan sepanjang Januari-Februari 2018 sudah 513 bencana terjadi di Indonesia.
Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bencana tersebut terdiri dari 182 puting beliung, 157 banjir, 137 longsor, 15 kebakaran hutan, 10 banjir-longsor, tujuh gelombang pasang, tiga gempa bumi yang merusak dan dua erupsi gunung api.
“Dampaknya 72 orang meninggal dunia dan hilang, 116 orang terlula dan lebih dari 393 ribu warga mengungsi,” ujar Sutopo, Jumat sore, dalam siaran pers.
Selain itu, kata Sutopo, bencana tersebut juga merusak 12.104 rumah, 127 unit fasilitas pendidikan, 123 rumah ibadah dan 13 fasilitas kesehatan, dengan kerugian triliunan rupiah.
Sutopo mengatakan jumlah bencana meningkat akibat laju kerusakan hutan semakin tinggi, seiring dengan kritisnya lahan, kerusakan lingkungan, degradasi sungai, lemahnya implementasi tata ruang, dan masih rendahnya budaya sadar bencana di Indonesia.
Sutopo menekankan pentingnya upaya untuk memulihkan kualitas lingkungan, demi mengurangi bencana.
“Pengurangan risiko bencana itu investasi pembangunan, bagian dari kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, sayangnya budaya itu masih terpinggirkan dalam kehidupan kita,” keluh Sutopo.
Sutopo juga mengimbau agar masyarakat terus waspada, terutama terhadap potensi banjir, longsor dan puting beliung. Pada Maret 2018 curah hujan berpotensi masih tinggi di Pulau Jawa. Sedang di wilayah yang dilintasi garis khatulistiwa semakin ekring dan berpotensi kebakaran hutan.