Erric Permana
15 Januari 2019•Update: 15 Januari 2019
Erric Permana
JAKARTA
Center for Strategic International Studies (CSIC) menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk kembali merekapitulasi para pemilih yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah.
Peneliti CSIS Arya Fernandes mengatakan KPU harus mengantisipasi adanya pemilih yang kehilangan hak pilihnya karena terdampak bencana ataupun pemilih yang meninggal akibat bencana.
"Kalau tidak ditanggulangi, ditakutkan ini bisa menjadi pintu masuk orang untuk mempersoalkan hasil Pemilu, terhadap orang-orang yang terdampak bencana," ujar Arya Fernandes di kantornya pada Selasa.
Menurut dia, KPU harus bersikap transparan mengenai data pemilih yang terdampak bencana.
"Kalau potensi [kecurangan] ada saja, mungkin kecurangan itu tak terjadi. Tapi karena tidak transparan, pihak yang kalah bisa bikin pintu masuk untuk mempersoalkan hasil pemilu," tambah dia.
Selain itu, CSIS meminta agar KPU membuat rencana cadangan untuk menghadapi wilayah yang terdampak bencana agar distribusi logistik berjalan lancar.