Muhammad Abdullah Azzam
11 Mei 2018•Update: 11 Mei 2018
Ilkay Guder
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis malam dilaporkan telah berbincang via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas isu nuklir Iran.
Dalam perbincangan tersebut, kedua pemimpin negara itu membahas soal keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menarik negaranya dari perjanjian nuklir.
Kedua pemimpin tersebut menegaskan bahwa AS telah salah mengambil keputusan. Erdogan dan Putin menekankan bahwa AS mestinya tetap dalam kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).
Selain masalah nuklir Iran, Erdogan juga mengungkapkan kekhawatirannya soal ketegangan yang semakin memanas di Suriah dalam beberapa hari terakhir.
Dalam kesempatan itu, Presiden Erdogan juga menyampaikan selamat kepada Putin setelah resmi dilantik pada 7 Mei untuk memulai masa jabatan keempatnya sebagai presiden Rusia.