Maria Elisa Hospita
12 Juli 2018•Update: 13 Juli 2018
Mumin Altas, Sinan Uslu
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu mengatakan bahwa dia mungkin akan menunjuk wakil presiden kedua.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah kunjungan kenegaraan presiden Turki ke Azerbaijan dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC).
Pada Senin, Erdogan menunjuk Fuat Aksoy sebagai wakil presiden pertamanya setelah dia mengambil sumpah sebagai presiden pertama Turki yang memimpin negara di bawah sistem presidensial.
"Saat ini kami sudah menunjuk wakil presiden, namun jika diperlukan, saya mungkin akan menunjuk wakil presiden kedua. Mari kita meninjau apakah ada kekurangan," kata Erdogan.
Mengenai penunjukan Menteri Pertahanan Hulusi Akar yang sebelumnya adalah kepala staf jenderal, Erdogan menjelaskan mengenai akuisisi Uni Eropa 2014, yang mengharuskan Staf Jenderal dan Kementerian Pertahanan untuk digabung.
"Sebuah pendekatan seperti 'prajurit sipil' telah ditinggalkan. Hubungan antara Kementerian Pertahanan Nasional dan Angkatan Bersenjata Turki akan jauh lebih menunjukkan solidarisme, dan saya yakin akan mencegah timbulnya gangguan dalam proses pengambilan keputusan," jelas dia.