Hayati Nupus
29 September 2017•Update: 29 September 2017
Hayati Nupus
JAKARTA
Gempa bumi swarm mengguncang Jailolo dan Ternate, Maluku Utara, sejak Rabu, 27 September, hingga Jumat ini.
Seperti yang dikatakan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Mochammad Riyadi, gempa bumi swarm merupakan rangkaian aktivitas gempa berkekuatan kecil dengan frekuensi tinggi dan relatif lama.
Sejak Rabu malam pukul 21.09 WIB hingga Jumat
pukul 07.00 WIB, berdasarkan pengamatan BMKG, rentetan gempa tersebut sudah
mencapai 988 kali.
“Karena aktivitas gempa terus-menerus, gempa swarm meresahkan dan tak jarang menimbulkan kerusakan,” ujar Riyadi.
Terbukti, satu orang terluka akibat tertimpa
dinding rumah yang roboh.
Berdasarkan kedalaman pusat gempa, umumnya gempa bumi swarm merupakan jenis gempa bumi dangkal dengan magnitude bervariasi.
Gempa terbesar terjadi Jumat pagi pukul 06.01
WIB dengan kekuatan 4,7 skala richter dengan pusat gempa di darat kedalaman 10
km, berjarak 11 km tenggara Jailolo.
Gempa dirasakan kencang di wilayah Sofifi dan
Ternate.