Hayati Nupus
12 Oktober 2018•Update: 12 Oktober 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Indonesia dan Australia sepakat kerja sama pertahanan dan keamanan kedua negara perlu diteruskan.
Siaran pers yang dikirimkan Kementerian Pertahanan RI menyebutkan bahwa kedua negara membahas peningkatan kerja sama ini, Kamis, di Bali.
Pertemuan yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu dan Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan Australia Rebecca Skinner ini membahas kerja sama bilateral soal keamanan maritim, keamanan siber serta kerja sama pertahanan.
Pertemuan itu juga membahas sejumlah iso global dan regional. Misalnya kerja sama tiga negara RI-Australia-AS, kerja sama RI-Australia-India, rencana pertemuan kontra-terorisme 2019 di Indonesia, kerja sama trilateral Indomalphi dan pengembangan aplikasi intelijen Our Eyes.
Siaran pers itu menyebutkan soal komitmen Indonesia dan Australia untuk memperkuat hubungan bilateral berlandasakan prinsip saling menghormati dan menguntungkan.
Ini sesuai dengan hasil pertemuan 2+2 yang sebelumnya digelar antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara pada 14-17 Maret 2018 lalu di Sydney, Australia.
Lewat pertemuan itu, kedua negara berharap dapat saling memberikan masukan demi peningkatan kerja sama pertahanan dan mendukung kepentingan nasional Indonesia serta Australia.
Sekaligus, berharap pertemuan itu dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan hubungan kedua negara dan berkontribusi bagi stabilitas, juga keamanan regional serta global.
Pemerintah Indonesia berpendapat bahwa kedua negara perlu bekerja sama soal pemberian informasi, peningkatan sumber daya manusia, membangun kerja sama lintas negara demi pertahanan dan keamanan maritim.
Kedua negara juga bersepakat akan melanjutkan kerja sama maritim sebagai rencana aksi.