Pizaro Gozali İdrus
27 Agustus 2018•Update: 28 Agustus 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Pemerintah Indonesia berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang upaya pengembangan infrastruktur dengan Afghanistan.
Upaya berbagi pengalaman itu dilakukan dalam kegiatan "International Workshop on Infrastructure Development for Afghanistan: Sharing Best Practices to Achieve Sustainable Development Goals (SDGs)" yang berlangsung pada 26 Agustus-1 September 2018 di Tangerang Selatan, Banten.
"Pembangunan infrastruktur sangat penting dalam mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam menyediakan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Direktur Kerja Sama Teknik Kementerian Luar Negeri Indonesia Mohammad Syarif Alatas melalui pernyataan tertulis, Senin.
Syarif menyampaikan pemerintah Indonesia berkomitmen mendukung perdamaian dan proses pembangunan di Afghanistan melalui berbagai kerja sama bilateral di masa mendatang.
"Diharapkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh di Indonesia dapat dimanfaatkan oleh para pejabat Afghanistan yang mengikuti lokakarya bagi kemajuan infrastruktur di Afghanistan," ujar Syarif.
Dalam lokakarya itu, para peserta dari Afghanistan yang sebagian besar adalah pengambil kebijakan akan memperoleh materi yang meliputi pengembangan kebijakan infrastruktur, studi kelayakan jalan tol, investasi dan operasi, siklus proyek dan manajemen konstruksi, serta teknologi konstruksi jalan.
Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan kerja sama di bidang infrastruktur dan meningkatkan jejaring kerja antar kedua negara.
Pelaksanaan program pelatihan itu juga diharapkan dapat mendorong Pemerintah Indonesia dan sektor swasta untuk mengambil manfaat positif dalam proses pembangunan infrastruktur Afghanistan.
Lokakarya internasional ini merupakan bentuk pelaksanaan komitmen Pemerintah Indonesia terkait pemberian bantuan teknik di dalam kerangka Kerja sama Selatan-Selatan (KSS).
Selama periode 2006-2017, Indonesia tercatat telah memberikan sebanyak 50 pelatihan yang diikuti oleh 419 peserta dari Afghanistan.