Dandy Koswaraputra
05 September 2017•Update: 07 September 2017
Dandy Koswaraputra
JAKARTA
Menteri senior Indonesia mengatakan kerja sama intelijen dengan Turki sangat dibutuhkan, terutama dalam menangkal ancaman kelompok teroris Daesh di Suriah.
“Karena di Suriah banyak orang Indonesia pergi ke sana ingin pulang ke Indonesia,” kata Menteri Koordinator Kemaritiman Indonesia Luhut Panjaitan kepada Anadolu Agency dalam sebuah wawancara eksklusif, Selasa.
Selain kerja sama intelijen, kata Luhut, Indonesia dan Turki bisa melakukan sinergi dalam bidang pertahanan dan ekonomi.
“Dalam bidang pertahanan, misalnya, Turki teknologi senjatanya bagus. Banyak dipakai Singapura,” kata dia.
Menurut Luhut, dalam bidang pertahanan, kedua negara sudah melakukan kerja sama pengembangan teknologi senjata melalui perusahaan negara PT Pindad.
“Kalau itu diteruskan, akan menguntungkan kedua belah pihak,” kata dia.
Kerja sama ekonomi antara kedua negara mayoritas Muslim itu juga memiliki prospek yang baik.
“Turki bisa masuk ke pasar ASEAN atau Indonesia sendiri. Sementara kita juga bisa masuk ke pasar Eropa,” kata dia.