Pizaro Gozali İdrus
23 Oktober 2018•Update: 24 Oktober 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Indonesia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya wartawan kawakan kewarganegaraan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang menjadl perhatian dunia.
“Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Jamal Khashoggi,” kata Menteri Luar Negari Indonesia Retno Marsudi dalam pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al Jubeir di Jakarta, Selasa.
Dalam pertemuan tersebut, .
Menteri Retno menyampaikan Indonesia sangat prihatin terhadap apa yang menimpa Jamal Khashoggi dan meminta Saudi Arabia untuk mengungkap secara terbuka tentang apa yang terjadi kepada wartawan The Washington Post tersebut.
“Kita paham bahwa pertemuan ini berlangsung di tengah situasi yang menjadi perhatian kita semua. Oleh karena itu dalam pertemuan tadi menyampaikan posisi Indonesia dalam kasus tersebut,” ujar Retno.
Menteri Al Jubeir menanggapi permintaan Indonesia, yang meminta investigasi dapat dilakukan secara transparan dan saksama, dengan berkomitmen untuk memenuhi apa yang menjadi keprihatinan semua.
“Menteri Al Jubeir menegaskan bahwa Arab Saudi bertekad untuk menemukan semua fakta,” kata Menteri Retno.
Jubeir menyampaikan bahwa Arab Saudi sudah membentuk tim yang berangkat ke Turki untuk melakukan investigasi bersama soal kematian Khashoggi.
Saat ini, kata Jubeir, Kejaksaan Agung Saudi sedang melakukan investigasi kepada 18 tersangka yang telah ditangkap karena terlibat pembunuhan Khashoggi.
Khashoggi menghilang sejak dia memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Pada hari hilangnya Khashoggi, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat saat dia masih di dalam, menurut sumber-sumber polisi Turki.
Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.
Tim gabungan Turki-Saudi menyelesaikan penyelidikan atas kasus ini pada Kamis lalu setelah mencari kediaman konsul jenderal serta Konsulat Saudi di Istanbul.