Erric Permana
31 Januari 2018•Update: 01 Februari 2018
Erric Permana
JAKARTA (AA) - Pemerintah Indonesia mengklaim banyak negara besar ingin menjadi bagian dari kerja sama intelijen antar negara untuk memberantas terorisme bernama Our Eyes.
Kerja sama Our Eyes itu menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu diinisasi oleh Pemerintah Indonesia.
Kerja sama itu kata Ryamizard untuk memberantas terorisme di kawasan.
"Our Eyes kan mata kita bersama. Sekarang yang fokus adalah negara yang banyak terorisnya," ujar Ryamizard saat ditanya Anadolu Agency di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu.
Saat ini kata dia hanya beberapa negara yang ikut dalam kerja sama intelejen tersebut di antaranya Filipina, Malaysia, Singapura dan juga Thailand.
Sementara untuk negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Rusia serta Australia menginginkan untuk bergabung.
Namun, Ryamizard mengklaim tidak mengizinkan.
"Banyak, kalau mau ikut banyak semua. Tapi saya batasi," klaim Ryamizard.
Ryamizard mengatakan negara-negara besar tersebut hanya memiliki kapasitas sebagai pengamat karena memiliki alat intelijen yang sangat canggih.
"Yah saya akan ajak mereka sebagai pengamat," pungkas dia.