Megiza Soeharto Asmail
30 April 2018•Update: 01 Mei 2018
Volkan Kasik
MALATYA, Turki
Lebih dari 60 persen anak-anak Suriah di Turki telah mengikuti pendidikan di sekolah, kata seorang pejabat Kementerian Pendidikan Turki pada hari Minggu.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Nezir Gul, Direktur Jenderal Lifelong Learning di Kementerian Pendidikan Nasional mengatakan: “Kami telah dapat mengirim 62 persen dari 975ribu anak-anak usia sekolah Suriah ke sekolah. Angka ini sekitar 20-30 persen pada awalnya.”
Saat ini ada sekitar 3,5 juta warga Suriah di Turki, yang melarikan diri dari perang saudara di negara mereka.
"Kami telah mengambil berbagai langkah untuk mencegah anak-anak Suriah kehilangan hak pendidikan mereka," kata Gul.
“Tujuan kami adalah untuk mengirim semua anak-anak usia sekolah [Suriah] ke sekolah, mengikuti apa yang presiden kami [Recep Tayyip Erdogan] katakan."
Pejabat itu juga mengatakan mereka ingin membuat semua anak Suriah menerima pendidikan di sekolah, bukan di pusat pendidikan sementara.
“Kami memiliki 318 pusat pendidikan sementara sekarang. Tujuan kami adalah untuk mengurangi jumlah pusat pendidikan sementara dan membuat siswa melanjutkan pendidikan mereka di sekolah,” tambahnya.
Suriah telah terkepung dalam perang sipil yang ganas sejak 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak keras protes pro-demokrasi dengan kekerasan yang tak terduga.
PBB menyebut, sejak itu ratusan ribu warga Suriah tewas akibat konflik.