18 Maret 2018•Update: 19 Maret 2018
ANKARA
Militer Turki pada Minggu waktu setempat mengumumkan telah mengambil alih secara penuh Pusat Kota Afrin di Suriah Utara.
“Pusat Kota Afrin secara penuh telah berada di bawah kendali Pasukan Bersenjata Turki dan Tentara Pembebasan Suriah,” ujar Staf Jenderal Militer Turki melalui akun resmi Twitternya.
Staff Jenderal Militer Turki menambahkan saat ini para anggotanya sedang melakukan operasi pencarian dan pembebasan wilayah tersebut dari ranjau serta bahan peledak.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan Militer Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) pada Minggu berhasil mengendalikan secara penuh Afrin
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.
Dilaporkan oleh Sarp Ozer:Ditulis oleh Sorwar Alam