Pizaro Gozali
09 Oktober 2017•Update: 09 Oktober 2017
Pizaro Gozali
JAKARTA
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin mengatakan organisasinya belum memiliki rencana untuk mengusulkan didirikannya Kementerian Pesantren kepada pemerintah.
"Tapi memang perhatian (kepada pesantren) sudah selayaknya diberikan oleh presiden," ujar kepada Anadolu Agency di Jakarta, Senin.
Ma'ruf melihat presiden sejauh ini sudah memberikan perhatiannya dengan mengunjungi pesantren-pesantren di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"Itu bagus sekali untuk berkomunikasi, melihat perkembangannya, dan memikirkan apa yang harus dibantu pemerintah untuk pesantren," jelas dia.
Menurut Ma'ruf, pesantren berperan besar mendidik dan mencerdaskan bangsa.
Bahkan di Eropa, kata dia, pesantren dianggap sebagai future leader of the world karena melahirkan pemimpin-pemimpin, santun, moderat dan menjaga keutuhan bangsa.
"Itu penilaian luar biasa," ujar dia.