Nani Afrida
25 Desember 2018•Update: 26 Desember 2018
JAKARTA
Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih bekerja keras untuk memulihkan pasokan listrik ke kawasan terimbas gelombang Tsunami Selat Sunda.
“PLN akan bekerja siang malam demi mempercepat proses perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak, Lampung maupun Pandeglang,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR, I Made Suprateka lewat siaran persnya, Selasa.
Salah satu kawasan yang paling parah terkena tsunami Selat Sunda adalah Bandar Lampung, khususnya Desa Way Mulih, Kalianda Lampung.
Dari total 30 gardu distribusi di lokasi tersebut, PLN berhasil memulihkan 27 gardu distribusi atau sekitar 90 persen total pemulihan kelistrikan di desa tersebut.
Sementara di Pandeglang dan Carita, Banten saat ini PLN telah berhasil menyalakan 180 gardu, gardu yang masih padam dan dalam upaya perbaikan sebanyak 68 gardu.
Sebanyak 16 tiang transmisi berhasil didirikan kembali.
Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) pada Senin menyatakan jumlah korban tewas akibat tsunami di Selat Sunda tanggal 23 Desember lalu kini mencapai 373.
Dalam statemen yang dikeluarkan BNPB, korban luka terdata 1.459 sementara 128 orang masih dinyatakan hilang.