Nani Afrida
18 Oktober 2018•Update: 18 Oktober 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan pada Rabu bahwa ia mengharapkan keputusan tentang sanksi Turki segera.
Hal ini disampaikan Pompeo dalam beberapa tanggapan tentang pendeta AS Andrew Brunson yang baru dibebaskan Turki.
"Kami akan segera mengambil keputusan," kata Pompeo kepada wartawan tentang sanksi AS terhadap Turki.
"Ada logika untuk mencabut (sanksi,red) juga, tetapi belum ada keputusan akhir yang dibuat dan saya perlu berbicara dengan presiden tentang itu," tambah Pompeo.
Komentar Pompeo muncul ketika dia kembali ke AS setelah bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, beberapa hari setelah Brunson dibebaskan.
Brunson ditangkap pada Desember 2016 di Provinsi Aegean di Izmir dan dituduh menjadi anggota Organisasi Teror Fetullah (FETO), kelompok di balik kudeta gagal awal tahun 2017 lalu.
Setelah dipindahkan bulan Juli ini dari penjara ke tahanan rumah, pada Jumat lalu Brunson dijatuhi hukuman lebih dari tiga tahun penjara, tetapi dibebaskan karena waktu tahanan yang sudah dihabiskan dan perilakunya yang baik dalam tahanan.
Tuduhan terhadapnya termasuk memata-matai baik FETO dan PKK, kelompok yang diakui sebagai teroris oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, dan yang bertanggung jawab atas sekitar 40.000 kematian di Turki, termasuk wanita dan anak-anak.
Presiden AS Donald Trump memberlakukan sanksi terhadap Turki - termasuk pada Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu dan Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul - karena tidak melepaskan Brunson, dimana sanksi itu memicu ketegangan bilateral dan membuat pasar ketakutan.
Trump kemudian meningkatkan serangannya ke Turki dengan menaikkan tarif baja dan aluminium hingga 50 persen ditambah 20 persen.