Erric Permana
11 Oktober 2017•Update: 12 Oktober 2017
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo mengingatkan anak-anak Indonesia untuk tidak saling mengintimidasi. Ini disampaikan Jokowi di depan 4000 anak SMP dan SMA dalam acara Penyuluhan Bahaya Narkoba, Pornografi dan Kekerasan, Rabu.
Sambil memberikan kuis yang berhadiah sepeda kepada anak-anak, Presiden mengingatkan agar anak-anak tidak melakukan perundungan atau bullying terhadap temannya sendiri.
Dia tidak menginginkan generasi Indonesia menjadi generasi yang sering mengintimidasi
"Stop bullying. Jangan sekali-kali [dicoba]," ujar Jokowi, sapaan akrab presiden.
Dia berharap anak Indonesia memiliki karakter yang santun, beradab, serta tangguh. Dia juga meminta agar anak-anak menghindari narkoba.
"Saya ingin anak-anak membawa bangsa jadi bangsa yang besar dan mampu bersaing," ujar Jokowi di Jakarta.
Hal serupa juga dinasihatkan Jokowi kepada 2.200 anak SD se-Jabodetabek di tempat yang sama.
Presiden Jokowi meminta anak-anak senantiasa berhati-hati dan tidak menerima pemberian apapun dari orang yang tidak dikenal.
"Jika ditawarkan sesuatu [misalnya] ditawari permen, anak-anak harus menolaknya. Hati-hati," petuah Jokowi di Jakarta.