Erric Permana
28 Juni 2018•Update: 28 Juni 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Timor Leste Fransisco Guterres di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis.
Ini adalah kunjungan pertama Presiden Fransisco Guterres ke luar negeri setelah terpilih pada pemilu yang digelar Timor Leste 2017 lalu.
"Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk menerima kunjungan Yang Mulia, dan saya mendapatkan informasi bahwa kunjungan ini yang pertama Yang Mulia keluar negeri," ujar Jokowi, sapaan presiden, saat melakukan konferensi pers bersama.
Jokowi yakin dengan kepemimpinan Fransisco Gutteres sebagai presiden, maka hubungan Indonesia-Timor Leste akan semakin kuat.
"Saya ucapkan selamat kepada rakyat Timor Leste atas suksesnya penyelenggaraan pemilu anggota parlemen nasional bulan Mei lalu," tambah Jokowi.
Jokowi juga berterima kasih atas dukungan Timor Leste kepada Indonesia dalam menjadi anggota Dewan Keamanan Tidak Tetap PBB periode 2019-2020.
"Berkat dukungan tersebut, Alhamdulillah, Indonesia telah terpilih pada pemilihan tgl 18 Juni 2018 di Markas PBB di New York," tutur dia.
Sebelumnya, Fransisco Gutteres terpilih menjadi Presiden Timor Leste pada pemilu yang digelar Maret 2017 lalu. Timor Leste pernah menjadi bagian dari Indonesia. Pada 1999, Timor Leste akhirnya lepas dari wilayah Indonesia dan menyatakan kemerdekaannya.
Gutteres merupakan salah satu tokoh gerilyawan saat Timor Timur -- nama wilayah itu dulu -- masih bergabung dengan Indonesia.