Erric Permana
25 Oktober 2017•Update: 26 Oktober 2017
Erric Permana
JAKARTA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu. Ketiganya membicarakan enam hal penting, termasuk penyelesaian proyek Mass Rapid Transit (MRT).
Kepada wartawan Anies Baswedan mengatakan Presiden menginginkan agar proyek MRT dan trotoar tersebut bisa mengurangi kemacetan dan tepat waktu dalam proses penyelesaiannya. Ini penting karena Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASIAN Games 2018, sehingga wisatawan ataupun atlit ASIAN Games 2018 mendapatkan kesan baik selama di Jakarta nantinya.
"Jalan-jalan di Jakarta ini kaitannya dengan ASIAN Games," tambah Anies.
Dia memastikan kepada Presiden Joko Widodo seluruh proyek infrastuktur yang ada di Jakarta, termasuk MRT bisa selesai tepat waktu.
"Kita sudah melihat proyek yang berjalan MRT, kita memastikan dari awal semua projek berjalan on time, on budget dan kualitasnya baik," kata Anis.
Selain itu juga, Anies dan Sandi mengaku membahas mengenai penataan kampung kumuh di Jakarta. Berdasarkan pengamatan Presiden Joko Widodo ada sekitar 220 Rukun Warga (RW) yang berstatus kampung kumuh.
" Jadi kampung kumuh akan kita tata sebaik-baiknya," jelas Anies lagi.
Untuk melaksanakan pembangunan di Jakarta, Presiden meminta Anies untuk melakukan komunikasi dengan semua pihak.
"Beliau jelaskan pengalaman beliau ketika menata waduk pluit [bahwa] komunikasi jadi kunci," katanya Anies.