Erric Permana
20 Juli 2018•Update: 21 Juli 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam rapat terbatas pada Jumat, memerintahkan jajarannya untuk mempercepat penggunaan biodiesel dan energi baru terbarukan.
Jokowi - sapaan Presiden - mengatakan penggunaan energi fosil di Indonesia masih sangat dominan. Percepatan penggunaan biodiesel, sebut Jokowi, penting untuk mengurangi impor minyak.
Pada akhirnya, sebut Jokowi, jika impor berkurang maka pemerintah bisa menghemat devisa negara.
“Kalau ini bisa kita lakukan, kita akan hemat kurang lebih USD21 juta per hari,” ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Percepatan penggunaan biodiesel juga diharapkan Jokowi dapat memperbaiki neraca perdagangan. Dia pun mengaku akan terus memantau secara detail pelaksanaannya.
“Untuk setiap kementerian, lembaga, BUMN, saya minta betul-betul disiapkan secara detail dari hulu sampai hilir,” tegas dia.
Jokowi juga mengingatkan agar jajarannya memastikan keamanan biodiesel sehingga menjadi bahan bakar alternatif yang penggunaannya semakin meluas.